Emmm..ternyata motivasi terbesar untuk kembali posting blog itu adalah sesama blogger ya. Tadinya maleeeush bener buat postingan..padahal banyak banget yang pengen di-share. Sampe akhirnya seseorang ngingetin saya sama media curhat ini..dan mengalirlah semuanya.. :-)
Well..bout the wedding..so far progressnya adalah bertambahnya beban pikiran saya. Ehehe..emang tambah pusing ya jadinya..tapi at least itu bikin saya sadar bahwa prosesnya sedang berjalan dan insya Allah semakin deket dengan tujuan. Mudah-mudahan aja semuanya bisa berjalan lancar dan pernikahan ini bisa menjadi berkah buat saya, dodo, dan keluarga kami ya. Amin!!! :-)
Soal venue, resepsi yang tadinya bakal diselenggarain di gedung pilihan saya dan dodo, kayaknya bakal ngalemin perubahan deh. Kalo di postingan
sebelumnya saya dan dodo udah survei beberapa gedung terdekat dan terepresentatif dengan konsep resepsi yang kita punya, posting kali ini (dan mungkin berikutnya) akan totally beda dari apa yang saya dan dodo rencanain sebelumnya. (agak sedih sih, tapi kalo memang untuk kebaikan kami, inya Allah kami ikhlas..)
Setelah diskusi sama keluarga besar, orang tua saya yang tadinya setuju dengan pilihan saya dan dodo (untuk resepsian di gedung), akhirnya menyarankan untuk mengadakan resepsi di rumah aja. Menurut orang tua dan keluarga besar saya, pernikahan di gedung akan bikin mereka dan keluarga besar enggak bisa banyak terlibat karena semuanya serba diurus vendor. (ga salah juga kalo mereka sampe sgitunya..karena ini bakal jadi pernikahan pertama di keluarga saya). Pernikahan di gedung pun menurut mereka akan bikin suasananya kaku, sementara mereka ingin pernikahan ini penuh kesan dengan melibatkan keluarga besar kami. Dan yang pasti..pertimbangan untuk mengalihkan venue ini pun demi pemangkasan anggaran. Mereka pikir (dan kami pun sangat setuju) biaya ekstra untuk pernikahan di gedung dengan hal-hal yang serba diurus vendor, akan sangat berguna jika dialokasikan untuk hal yang jauh lebih penting untuk masa depan saya dan dodo (rumah, misalnya). Off course..we can't agree more about it.. :-)
And yesss..inilah dia yang saya bilang sebage beban pikiran baru. Dari yang tadinya cuma mikirin gedung plus dekorasi, sekarang musti mikir perintilan kayak tenda, kursi, AC, dan dekorasi pelaminannya. Dari yang tadinya fokus di katering doang, sekarang jadi ikut mikirin meja, stand, piring, sendok, garpu, pemanas, menu, dan lain-lain (karena dengan berpindahnya venue ke rumah, kami pun berpikir akan lebih leluasa kalo masak sendiri). Belom lagi urusan penghulu, rias, fotografi, kostum, seragam keluarga, dan satu yang paling penting..tanggal dan hari H yang sampe sekarang masih tentatif..belom juga sampe kata sepakat.
Hhhhhmmmmm..pusing memang..apalagi kalo semuanya dipikirin dalam waktu bersamaan. Tapi udah ah..kali ini saya berusaha ngurangin ngeluh..(kalo bisa sih berenti :-p) Mendingan juga energi buat ngeluhnya saya pake buat ngurusin perintilan yang banyak itu kan? Lagian mungkin ini semua memang musti saya lewatin..so..sekarang mah baeknya fokus ke menjalani dan menikmati prosesnya..dan melakukan yang terbaik untuk bisa mewujudkannya.
Bukan begitu? Well..doakan saja kami bisa melewati semuanya dengan baik ya guys.. :-) Amin...
peace & love
@cy